Bernapas Saja Sulit

 


Proyek Rugi, 5 Cara Mempertanankan Hubungan

Menangis Dalam Diam

 


Fotografi untuk Fiksi

 


Turuti Apa Kata Orangtua!

 


Pandemi Menggerus Cinta

 


[Komentar Apik] 30 Hari Jago Jualan, Kapan Lagi?


 

Bekerja di Rumah, Siapa Takut!

 


Sehat atau Waras, Apa Bedanya?

 


Malam Minggu Waktunya Gegoleran

 


Perjalanan, Tentang Memahami Sekitar

 


Kecanduan, 5 Langkah Pemulihan Anak

 


Pengertian, 7 Cara Bertahan Menikah dengan Si Brengsek

 


Main, 5 Trik untuk Memilih Dewasa

 



Orang bilang kalau tua itu pasti sementara dewasa itu pilihan.

Tidak ada satu pun yang bisa menolak tua. Namun tetap bisa memilih menjadi dewasa.

Pandemi Memproses Kami

 


Satu per satu teman ditanyakan positif corona. Ada yang berubah status jadi negatif, ada yang pulang sebagai kenangan. 

Ada yang dekat, banyak juga yang jauh. Doa-doa kami langitkan.

Caption, 3 Trik Jitu untuk Sukses Berkomunikasi Via Foto

 


Youtuber, 7 Penjelasan Sederhana untuk Cita-cita Anak Zaman Now

 


Bermain, 5 Permainan Pasangan agar Tambah Lengket

 


[Komentar Apik] Lily's Garden, Permainan Buang Sebel

 


Asumsi, 5 Hadiah Biar Tetap Hepi Jadi Diri Sendiri

 


Canva, 5 Tips Tetap Seimbang saat Kecanduan

 


5 Makanan Konyol untuk Bertahan di Akhir Bulan




1. Nugget
2. Sosis
3. Mie instan
4. Gorengan
5. Makanan yang diberi ragi

Menggoda, 7 Tips Membuat Foto Produk

 


Sabar, 5 Momen Membangkitkan Cinta ke Anak

 


It's Okay That's Love, Buat yang Berani Komitmen





Uhm... 

Cinta itu kuat, kejam, egois.

Apakah semua itu dibangun untuk melindungi jiwa yang rapuh?

"Aku sudah jalang sejak dilahirkan."


[Komentar Apik] Kugapai Bahagia Bersamamu, Perjuangan Kembali ke Surga



Bahagia ternyata beda dengan gembira.

Gagal, 5 Cara Bangkit dari Kesalahan

 


Hari 20, Lelah Merajalela

 


Menulis blog, begitu menguras tenaga. Aku ingin tidur saja.

Percaya Diri, 5 Pintu Keluar dari Trauma

 


Candid, Mulai Perjalananmu Sendiri

 


Durhaka, Bukan Hanya Anak Ternyata Orangtua Bisa Juga



Lelah Wajar, Bercerai Jangan!

 







[Komentar Apik] Smartphone Photography, Bisakah Foto Kece Hanya Pake HP?



Judul       :  Smartphone Photography (Foto Kece Cuma Pakai HP)

Penulis    :  @ariana_arriana

Penerbit   :  GagasMedia

Tahun      :  2018

Halaman  :  122

Buku ini aku tunggu karena menawarkan kemudahan yang semua orang pertanyakan. Bisa ya dapat foto instagramable 





Baper, 7 Kiat Tetap Waras saat Menulis Novel

Mulai dari kegelisahan yang paling mendesak untuk keluar

Aku mengakui kegilaan waktu menulis novel itu seperti candu. Ingin lepas tetapi nyaman. 



Pojok Review, Sebuah Kelas Satu Peningkatan

 












Bisa Asal Mau





Foto untuk Promosi, 3 Tips untuk Pemasaran Mandiri



1. Usahakan memiliki cerita



2. Portofolio yang menarik


3. Rajin membuat postingan di blog



Pandemi, Teka-teki dan Ketahanan Diri

 

Aku sudah pesimis duluan. Anak-anak akan sangat bosan ada di rumah. Apakah bisa kami bisa melalui pandemi ini? Bagaimana cara kami bertahan dengan segala teka-teki?

Terbiasa bebas main di luar, menghirup udara tanpa halangan, hingga bahagia menikmati panas matahari. Terus berubah dalam sekejap. Semua serba terbatas. 

Kami tinggal di lingkungan yang alhamdulillah mendukung setiap perubahan yang ada. Jadwal penyemprotan disinfektan yang teratur, saling mengingatkan penggunaan masker, sampai mengurus paketan yang masuk. Ada rasa nyaman sejenak.

Teka-tekinya adalah perubahan yang berdampak pada aktivitas harian. Anak-anak mudah menyesuaikan tetapi di awal-awal sudah seperti sedang syuting film kartun. Aku jadi ibu monster, anak-anak jadi ultraman. Heboh, penuh drama, juga air mata. 

Prahara Mengguncang Pernikahan, 4+1 Kemampuan untuk Bertahan

 

Belum juga paham apa itu pernikahan, sudah dituntut untuk segera mengakhiri masa lajang karena umur. Pas menjalani otomatis keder kudu ngapain. 

Oleng komandan. 

Anak kemarin sore mana mau tahu apa itu tabungan pendidikan terus dana pensiun, belum lagi uang dadakan kaya tahu bulat. Komitmen saja masih meraba-raba.

Baru ngetik di google: šŸ”pernikahan adalah, setelah rumah tangga tersapu habis oleh gelombang prahara.

[Komentar Apik] Paru Ungkep, Solusi Praktis Kala Malas Makan

 


Peringatan: Postingan ini merupakan review tanpa promosi berbayar. Aku menerbitkan tulisan ini dengan tujuan melengkapi tugas menulis blog di Kelas Pramuda 16 FLP Bekasi. 

Ya karena menulis tentang makanan adalah yang paling cepat bagiku, jadilah aku memilih Paru Ungkep dari Dapur Moma Liza untuk menggenapi tugas. Semakin ingin menulis karena paru ungkep sudah bersliweran di beranda media sosialku terlalu sering. Otomatis aku tambah penasaran dengan rasanya. Semakin kepo ketika testimoni-testimoni yang muncul di lingkaran pertemanan dunia mayaku: SESUAI EKSPEKTASI LIDAH PENIKMAT PARU.

Things to Remember, 5 Kalimat untuk Menikmati Proses Menulis

 

Semakin sering menulis untuk postingan blog, aku merasa semakin sulit saja merangkai kata menjadi kalimat lalu paragraf. Tulis, hapus, edit, tulis lagi. Begitu terus. 

500 kata bisa jadi seharian aku duduk di depan laptop. 1000 kata, aku harus baca artikel yang sesuai tema minimal 3. Huaahhh... Padahal aku ingin bersenang-senang saja saat menulis. Kubiarkan ide berlompatan. Tidak mau ribet dengan mikirin edit. Ogah harus mengubah yang sudah banyak keluar.

Padahal aku tahu pasti jika tulisan yang bergizi baik, tidak bisa tercipta hanya sekali duduk. Ada proses panjang kali lebar. Aku mulai tidak sabar dengan proses. Ingin cepat saja. Simsalabim gitu. Triiing jadi.

Pojok Review, 5 Produk Milik Mama Wawa

 


Lemon mint, ingredientnya : air,  lemon,  gula, daun mint, selasih 

Jus kedondong : kedondong,  kiamboy,  gula,  air

Lychee tea:
Teh, gula, calamnsi,  lychee, selasih 

Wedang no na:
Sereh, jahe emprit,  secang,  cengkeh, kayu manis, kapulaga, bunga lawang,gula merah, garam

Dimsum ayam udang :
Ayam, udang, telur, tapioka 

Choipan : bengkuang, udang kering, bawang putih

Filosofi logo... Apa ya... Coklat tandanya earthy, natural jadi produk mamawawa semuanya dari bahan alami. Tagline healthy and yummy, biar ga semata enak tapi juga sehat