Menstimulus Anak Suka Matematika, Hari 9 Jangan Biarkan Anak Bertanya dalam Diam


🧒"Lihat kekacuan ini. Siapa yang akan membereskan semua ini? Oh aku dan dedek tentu saja."
🧒"Aku kan cuma tanya-tanya bu."
🧒"Ih aku tanya malah main hp aja."

Bertanya adalah tanda anak berkembang kognitifnya. Namun bagi ibu yang kurang dewasa macam aku, butuh banyak belajar dari anak malah. Semoga masa menunggu jawaban atau sebel saat ibu lebih fokus main hp tidak membuat mamas atau dedek baper kemudian malas bertanya.

Memang banyak sekali pertanyaan yang keluar hari ini tetapi ibu tidak fokus ke itu malah fokus melihat gerak tangan mamas Gian. Mamas membantu ibu memasukkan tahu ke dalam minyak yang mulai panas. Biasanya mamas menolak tetapi hari ini dengan fokus penuh mamas memasukkan tahu ke dalam wajan.

🧒 " Ibu kenapa minyaknya ada gelembungnya kalau panas."
👶 "Awas meledak ya bu. Meledak nanti mas."
🧕 "Kira-kira mamas tahu gak kenapa?"
🧒 "Biar naik panasnya terus aku bisa goreng."



👶 "Ayo mas goreng. Satu, dua, tiga."
Lha DulGeni ngitung sambil mundur tiga langkah. 
🧕 "Kenapa dek?"
👶 "Awas nanti meledak ibu. Mamas, ayo!"
Terus gak papa gitu dek kalau mamas kena ledakan minyak panas. Ah gak beres nih DulGeni.
Ya mamas juga tumben santai masukkin semua tahu sambil menghitung. 
🧒"Udah semua bu. Ada sepuluh. Terus ibu itu bikin apa? Kok cabenya ada sepuluh juga. Bawang merahnya ada tiga aja."
🧕 "Sambal kecap mas."
🧒 "Kenapa sih ibu suka pedes? Pedes kan bahaya ibu. Sakit lho nanti perutnya."
👶 "Dedek juga mau mas pedes. Mamas gak mau pedes. Gak mau?"
🧒 "Gak ah nanti sakit perut."

Sebab akibat dan akibat yang mampu mamas jelaskan tetapi belum begitu dipahami oleh dedek. 

#Harike9
#Tantangan17hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#ThinkLogic

No comments