Memahami Gaya Belajar Anak, Hari 10 Tanpa Pijakan Bagai Berjalan Tanpa Tujuan

Ada peringatan yang secara tidak sadar sering diberikan orangtua kepada anak-anak, "Sudah jangan main terus, belajar dong."

Terus ketika anak-anak mulai susah diatur, orangtua malah menyalahkan anak dengan bilang, "Masa kecilmu kurang main nih."

BERMAIN. Banyak orangtua yang belum sadar, bermain adalah hak anak dan itulah cara anak mengenal lingkungan, baik itu lingkungan kecil keluarga maupun sudah lingkungan luar rumah. 

BERMAIN SAMBIL BELAJAR. Tanpa bermain anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang rawan stres dan memandang lingkungan dengan penuh ketakutan. Menjalani hidup dengan begitu banyak benturan yang menyakitkan dan drama-drama berlatar belakang cerita tragis. Kenapa begitu? Bermain adalah sarana anak belajar. Bukankah akan lebih bisa maksimal kita mendapatkan manfaat dari sebuah kegiatan jika dilakukan dengan penuh suka cita dan kesadaran juga tanpa paksaan. 

ORANGTUA WAJIB PUNYA ILMU. Masa-masa emas 0-5 tahun, bisa saja berlalu tanpa adanya kesiapan dan kesadaran orangtua bagaimana memberikan pijakan agar anaknya mampu menuntaskan tugas perkembangannya dengan baik. Bisa jadi mahal karena orangtua tidak punya cukup bekal. Ya sudahlah ya sekolahin aja deh di sekolah anak usia dini yang mahal, ada inih uangnya. Namun akan lebih maksimal jika ketika di rumah, ikatan juga dibangun. Jadi ada kesinambungan antara ilmu dari sekolah dan juga visi misi di rumah.

MULAI MEMPELAJARI GAYA BELAJAR ANAK. Setelah mengetahui gaya mengajar diri sendiri, selanjutnya orangtua memberikan waktu yang berkualitas untuk lebih mengenal anaknya. Tidak hanya menyerahkan urusan pendidikan ke pihak sekolah tetapi juga ikut berperan aktif menyehatkan anak baik jasmani juga rohani.
***
👦"Aku mau sekolah kalau guruku gak marah-marah lagi."
👦"Temen-temen sekolah aku jahat. Gak mau temenan sama aku."

Setelah aku telusuri lagi, semua berasal dari ketidakmampuan aku berkomunikasi dengan mamas Gian. Aku kurang benar-benar bisa memastikan apa yang mamas butuhkan. PIJAKAN, RASA AMAN, dan TUJUAN. Aku tidak menjelaskan kenapa sih mamas harus bangun pagi, mandi, sarapan, dan berangkat sekolah. Sehingga pada akhirnya mamas tidak punya tujuan yang jelas ketika bersekolah.

Kemudian aku mulai sadar, aku harus berikan hak main pada mamas. Rasa ingin tahu, kemauan untuk menemukan sesuatu, meningkatkan kreativitas, dan tetap memiliki empati juga beradab.

***
Kegiatan:
Menanam Benih Bunga Texas Lemon

Alat dan Bahan:
1 bungkus benih bunga
Pot
Tanah
Sekop kecil
Cangkul kecil
Panggaruk kecil
Watering can

Tujuan:
1. Ibu mengamati anak
2. Anak bermain tanah dan mengeksplor alat-alat berkebun
3. Anak tahu tahapan menanam bunga
4. Ibu mulai paham bagaimana memberikan pijakan sebelum melakukan kegiatan
5. Anak tahu bagaimana bertanggung jawab setelah menanam benih

Deskripsi:
Setelah satu hari sebelumnya membeli bersama satu bungkus benih bunga, ibu mulai mempersiapkan alat dan bahan untuk berkebun. Mamas Gian sangat suka tanah dan peralatan apapun yang bikin dia bisa lebih dekat dengan tanah. Batu juga sih. Benih bunga ibu beli di Superindo THB dengan harga Rp19.950 (kalau beli online lebih murah tetapi ibu ingin ada pengalaman langsung yang mamas dapatkan).
Jarang ada anak yang menolak main kotor
Setelah bangun tidur, mamas langsung menagih untuk segera menanam. Ibu mulai mencontohkan membuat lubang dengan cangkul kecil, sementara mamas Gian menggunakan penggaruk saat mengambil batu-batu yang mengganjal di sekitaran pot. Ibu memberikan pijakan agar mamas tetap waspada karena alat-alat berkebun memiliki sisi-sisi yang tajam. Setelah itu mamas melakukan semua sendiri.

Pijakan lebih agar anak tahu alur dan lebih efisien dengan waktu mainnya

Review
Mamas Gian menikmati kegiatan berkebun dengan mengeksplor sendiri tanpa banyak bertanya selama proses. Waktu selesai menanam dan menyiram barulah mamas bertanta.
👦"Aku harus siram berapa kali bu?"
👩"Sehari sekali cukup mas. Kalau sore hujan gimana? Perlu disiram?"
👦"Gak usah."
👩"Kira-kira tumbuhnya bakalan lama apa sebentar."
👦"Ini ada tiga di sini."
👩"Oh itu 3 bulan bacanya. Artinya butuh 3 bulan untuk dia tumbuh."

Seharusnya bukan orang lain yang lebih kenal anakku tapi aku
Kesimpulan sementara:
1. Mamas Gian sangat suka menggunting
2. Ketika melihat benih mamas mengamati dari mulai dilihat, dipegang untuk merasakan tekstur hingga mencium apakah benih itu memiliki bau
3. Proses eksekusi berjalan lancar dengan pijakan dan bantuan yang minim. Ibu sibuk motret dan wawancara saja

(636)

#harike10
#tantangan10hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#institutibuprofesional 

No comments