Memahami Gaya Belajar Anak, Hari 11 Adakah yang Salah dengan Bermain?

 
"Anak memiliki hak untuk bermain. Melakukan sesuatu untuk bersenang-senang."
Lantas kenapa dilarang? BELUM TUNTAS dengan DIRI SENDIRI. Aku sadar membersamai anak-anak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bahwa ada banyak catatan-catatan kelam yang sudah dikubur di bagian paling dalam ingatan, harus dibuka kembali. Percayalah, saat seperti itu mau ditunda selama apapun, akan datang lagi. Siap atau tidak.

TUNTAS BERAWAL dari MENERIMA. Menerima diri sendiri meski tertatih. Ini bukan demi anak-anak tetapi demi diriku sendiri. Lho kok begitu? Semakin aku memaksa memberikan waktu bermain demi kepentingan anak-anak, aku merasa semakin marah. Marah karena dulu aku tidak memiliki cukup masa untuk menikmati masa main suka-suka. Tiba-tiba yang ada di ingatan aku adalah luka-luka dilecehkan juga di-bully di Sekolah Dasar. Setelah segala macam proses naik turun membangun kesadaran bahwa aku sudah menjadi ibu maka tangga yang sedang aku tapaki saat ini adalah menerima. TIDAK APA-APA MEMBIARKAN ANAK BERMAIN SEPUASNYA. Aku hanya perlu mengawasi jika memang ada yang membahayakan.

Tentu tidak ada yang salah dengan bermain. Main adalah hak anak yang ada di undang-undang perlindungan anak. ORANGTUA yang PERLU MENGUBAH CARA PANDANG. 

Membiarkan anak bermain berarti memenuhi haknya dan juga pada akhirnya membuat aku merasa berguna sebagai ibunya. Penerimaan inilah yang akan menumbuhkan hubungan kasih sayang anatara ibu dan anak. TAK PERLU BURU-BURU APALAGI MEMAKSA. Latih terus dan terus. Tumbuh bersama.

***

Kegiatan:
Mengamati Siput

Alat dan Bahan:
Kamera hp
Siput

Tujuan:
1. Ibu mengamati anak
2. Anak mengamati bagian-bagian tubuh siput
3. Anak tahu cara berjalan siput
4. Ibu bertanya untuk mengamati lebih lanjut
5. Anak tahu kenapa siput berjalan lambat

Deskripsi:
Pagi yang basah dan dingin tetapi itu tidak menghalangi mamas Gian untuk duduk di taman yang sudah bersih. Ibu menunggu tukang jamu sambil perlahan menghirup udara segar.

👩"Mamas sedang apa?"
👦"Main game di hp ayah."
👩"Coba lihat mas, ada siput."
👦"Ibu, itu lihat yang di bawah. Siputnya matanya satu. Ada yang kecil juga. Tuh ada juga yang mau masuk ke rumah."
👩"Mamas mau pegang rumahnya?"
👦"Gak ah takut. Nanti gigit."
👩"Coba difoto pakai hp ayah. Apakah jadi lebih besar di layar hp?"
👦"Gak kok bu. Sama aja. Siput jalannya lambat tapi bisa menang lawan kelinci."
👩"Setiap ciptaan Tuhan itu punya kekuatan dan kekurangan mas."
👦"Iya aku tahu. Siput punya temen yang baik, yang bantu dia terus."
👩"Mamas punya siapa yang bantu?"
👦"Ayah, ibu, dedek. Temen-temen aku juga kalau mereka lagi gak jahat."

 

Kesimpulan sementara:
1. Mamas Gian sudah mulai berkomitmen. Boleh main hp sebentar saat ayah bersiap ke kantor
2. Mulai bisa mengerti kosakata berat seperti kekuatan, kekurangan
3. Mulai bisa bercerita dengan runut
4. Emosi masih naik turun tetapi bisa diajak bernegosiasi
5. Mulai menggunakan jari untuk mengetahui alfabet, angka, dan gambaran kata yang ingin dia ketahui atau jelaskan

(448)

#harike11
#tantangan10hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#institutibuprofesional 

No comments