Meningkatkan Kecerdasan Anak, Hari 2 Kreasi Kumpulan Hari Gian

"Hal bodoh yang sedang aku lakukan saat ini adalah membiarkan anak-anak tumbuh dengan fitrahnya sementara aku bermalas-malasan dengan smartphone seharian."
Sebuah panggilan darurat datang dari si anak sulung, "Ibu dedek kalau ee' di celana jangan dimarahi sih! Kan dedek masih kecil. Ibu marah-marah terus sekarang."

Mendadak ponsel mengalirkan panas yang begitu menyengat, membangkitkan kesadaran, lalu membuat perhatian tercurah pada kalimat apa yang selanjutkan keluar.

👦"Kalau ibu marah-marah sama dedek nanti ditemenin setan lho. Allah juga marah."
👶"Mas, aku ee' di celana nih."
👦"Dedek, nanti kalau mau ee' ke kamar mandi sih. Kan biasanya udah pinter."

Kecerdasan spiritual yang memang secara teori aku tahu berasal dari fitrah noble attitude anak-anak. Ibu gesrek macam aku dapat anak-anak luar biasa yaitu duoG, tentu seharusnya bersyukur. Mau macam apa masa laluku, sekarang Tuhan buka jalan untukku bisa menjaga amanah dan tumbuh bersama anak-anak. Ya anak-anak justru memberikan pelajaran dan mendidikku.

Mamas GianGaraGembul (5 tahun 6 bulan) memberikan arahan dengan lemah lembut kepada adiknya DulDenGeni (2 tahun 8 bulan) untuk buang air besar di toilet sementara aku ibunya merasa terganggu karena masih asyik dengan ponsel. 

Akhir-akhir ini ketika aku berniat untuk menuntaskan inner child, ada saja teguran-teguran lemah lembut hingga teriakan yang datang dari si sulung. 

👦"Ibu kan ibu aku kenapa marah lagi, marah terus. Ayah saja gak marah."
👩😥😥

Karena tidak mau berlanjut maka aku catat di sini. Bukan anak-anak yang butuh diberi pelajaran melainkan anak-anak justru membuka jalan orangtua untuk bertumbuh.


***






Rangkaian gambar di atas adalah ide-ide mas GianGaraGembul untuk proyek hari ini. 

Kecerdasan emosi nampak dari bagaimana mamas Gian melanjutkan proyeknya untuk mengalihkan rasa bosannya saat ibu main hp melulu.

Kecerdasan intelektual terlihat saat mamas Gian berusaha menggunakan bahasa ibu dengan baik dan benar untuk berkomunikasi dengan adiknya.

Menghadapi tantangan dengan jelas digambarkan pada waktu bermain dengan lem, semua jari menjadi lengket, mamas Gian terus berusaha agar idenya tuntas dieksekusi.

Kecerdasan spiritual muncul saat mamas Gian berusaha memberikan pengertian ke ibunya kalau marah-marah pada dedek itu bisa membuat Tuhan marah. 

#harike2
#tantangan10hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
#institutibuprofesional

No comments