Melatih Kemandirian Anak, Hari 4 Bila Ibu Mandiri maka Anak Mengikuti


Awalnya aku tidak paham kenapa terpikir untuk menulis ini. Namun setelah dua hari tidak membersamai anak-anak dari pagi hingga pagi lagi, aku akhirnya mudeng.

👦"Ibu, kenapa mainan aku lama sih datangnya?"

Ini anak, ibunya baru datang terus beban kerja yang ternyata tidak ringan membuat ibu sekuat tenaga menahan mulut. 

Ya ibu butuh tenang agar tidak bergantung pada anak untuk meluapkan emosi. Ibu mandi dan menyegarkan diri.

👩"Nak paket mainan itu masih harus menunggu karena antrian kita baru masuk ke tokonya."

Ibu sadar kalau setelah mandi dan menyegarkan diri, ibu jauh lebih bisa mandiri secara emosional. Tidak bergantung pada anak-anak untuk sarana pelampiasan.

Jadi sebenarnya siapa yang butuh mandiri? Tentu saja orangtua. Selama 5 tahun mendampingi mamas Gian, ibu merasa jauh merasa lebih mudah menambahkan skill apapun ke mamas jika dalam keadaan siap. Tidak memiliki ekspektasi tetapi tetap memberi stimulasi. Saat ibu sadar dan mandiri secara emosional maka mamas Gian dengan mudah mengikuti. Sementara Geni lebih mencontoh apa saja yang dilakukan mamas. Ibu siap, mamas santai, Geni mah ikut aja.

Pola komunikasi antara ayah dan ibu juga berperan sangat penting karena aura keharmonisan juga memberikan anak-anak ketenangan. Lebih siap menjalani aktivitas dengan baik.

#harike4
#tantangan17hari
#gamelevel2
#kuliahbundasayang
#melatihkemandirian
#institutibuprofesional

6 comments

  1. Orang tua itu cermin dari anak-anaknya. Seperti halnya hidup mandri, kalau kita mau melihat sifat mandiri pada anak-anak, maka kita juga harus memberi contoh :)

    ReplyDelete
  2. Melatih sifat positif seperti mandiri pada anak itu sebenrnya gampang-gampang susah ya mbak, tergantung bagaimana kita memberi pemahaman dan contoh.

    ReplyDelete
  3. Orang tua itu memang guru bagi anak-anak di rumah ya mbak :)

    ReplyDelete
  4. Sangat menginspirasi sekali sih mbak, terkadang orang tua itu akan melampiaskan amarah pada anak-anak, kalau emosi sudah terlampiaskan kadang suka nyesel sendiri.

    ReplyDelete
  5. Peran kedua orang tua itu memang penting sekali mbak untuk pertumbuhan anak.

    ReplyDelete
  6. Hihi harus ekstra sabar ya mbak menghadapi anak-anak, apalagi pas lagi capek-capeknya.

    ReplyDelete