Komunikasi Produktif, Hari 5 Sikap Positif Itu Menular

"Everyting that irritate us about others can lead us to an understanding of ourselves." (Carl Jung)
Dalam lingkungan yang sepi dan lebih sering berinteraksi di dunia maya, memiliki saringan adalah wajib. Tanpa saringan; hawa-hawa panas kenaikan BBM, pelakor, atau berbeda dukungan ke salah satu calon presiden akan membuat energi negatif memporak-porandakan suasana hati. 

Ya memang kembali kepada yang punya hati sih. Mau ikut arus apa, positif atau negatif? Namun bagaimana dengan aku yang masih labil. Kadang bisa memelihara sikap positif, kadang langsung badmood.

Makanya pelan-pelan mengubah pola pikir kalau apa-apa yang menyakiti itu memang untuk membuat diri ini tumbuh. 

Positif itu menular. Jika tidak bisa membantu menyelesaikan tantangan yang sedang dihadapi kesayangan, ya bisa menulari semangat apa salahnya.


πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€
Suami πŸ‘¨

Pagi-pagi sudah memberi kabar kalau akan melakukan transaksi dengan token. Biar istrinya gak bingung kalau ternyata saldonya berkurang. πŸ‘©πŸ’–

Dengan suami sudah mulai clear and clarify. Kalau ada apa-apa kasih kabar. Hanya kalau sama-sama lelah, tinggal siapa yang paling sedikit ngantuknya.


Sponsor kegalauan hari ini

"Bisa dipasang lagi kan?"
"Bisa, tinggal dilem khusus pipa gitu. Nunggu semalaman."
"Baiklah harus sabar nunggu."

Suamiku kalau menjelaskan sesuatu itu menggunakan ekspresi menenangkan seolah bilang , "Everything is gonna be alright baby." 😍😘

Jadi semua yang berkecamuk dalam pikiran aku ya hilang aja gitu. Berganti aura biru laut yang menenangkan.


πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€
GianGaraGembulπŸ‘¦

Awalnya suasana hati tidak karuan karena sambungan paralon yang patah membuat air tidak bisa sampai di bak yang artinya ngangsu alias isi air di luar terus dipindah ke dalam. Pinggang pas lagi gak karuan pula. Jadilah si mamas yang dilabeli tersangka.

πŸ‘§ "Mamas patahin paralonnya ya."
Parah emang, udah langsung menuduh.
πŸ‘¦"Aku gak ngapa-ngapain ibu."
Tambah parah karena gak percaya sama anak sendiri.
πŸ‘§ "Tadi main apa di taman?"
πŸ‘¦"Aku beresin tanahnya sama siram tanaman biar gak mati."

Ini kalau dilanjutkan bisa menimbulkan adu mulut yang ujungnya saling menyakiti jadi mending japri suami biar besok dieksekusi.
Alhamdulillah suami menanggapi dengan "Siap, besok aku benerin." 
Melipir lah akhirnya sejenak biar hawa positif diserap dulu baru melanjutkan ngangsu. πŸ˜‚
πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€
DulDenGeniπŸ‘Ά

Dedek bangun siang dan udah salah aja dari pagi. 

Sarapan mintanya roti, alhamdulillah mamasnya ingat beliin satu buat adeknya pas ada tukang roti yang biasanya lewat. Begitu selesai mandi sudah ada roti, dedek senang terus mamas kebagian peluk.

πŸ‘Ά "Sayang mamas!"
πŸ‘¦ "Sayang dedek ."

Ibu jadi lebih semangat karena hawa positif yang ditularkan anak-anak. DuoG saja bisa cepat menerima keadaan dan juga menerima emosi yang mampir, lantas kenapa aku nggak?

πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€

Serap semangat di sekitar merupakan cara jitu memperbaiki suasana hati. Tanpa penerimaan maka komunikasi produktif tak dapat berjalan. Terima kasih kesayangan-kesayangan aku 😍😘.

#hari5
#gamelevel1
#tantangan17hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

No comments