Komunikasi Produktif, Hari 14 Minim Empati Menambah Luka Hati

Apa hubungannya komunikasi produktif sama empati coba? Dalam setiap hubungan manusia pastilah ada peran emosi di dalamnya. Ketika emosi dikedepankan maka empati atau rasa ada di posisi orang lain akan berkurang. Begitu nalar lebih dominan, fakta-fakta tak terduga mencuat.
👨"Kalau udah niat sedekah ya gak usah diungkit lagi salahnya. Ikhlas saja mau kasih berapa. Dia bersikap seperti itu mungkin karena tekanan dari mana saja yang kita gak tahu."
👩"Aku sebisa mungkin gak ketemu dia dulu lah. Aku tinggal aja uangnya di dekat penanak nasi."
Ceritanya lagi sebel sama ART yang masuk kerja seenaknya. Terus anak-anak sakit dan koyo yang baru diambil 1 lembar hilang. Kemudian jadi merenung, ini aku baru dikasih situasi begini saja jadi heboh. Mana ART jadi ikut imbasnya lagi. Biasanya gak papa dia datang seenaknya, terus jadi sebel dan berniat memotong gaji. Akhirnya suami mengingatkan.
Komunikasi produktif berupa clear and clarify berjalan semestinya.

Setelah itu berbagi cerita dengan teman-teman lain yang memiliki nasib sama juga menambah kesadaran. Kalau dipotong gaji yang gak seberapa padahal bisa niat sedekah, berkahnya bisa jadi tidak dinikmati. 

Ketemu teman-teman, ada pelajaran yang bisa dibagi.
Pada akhirnya aku paham bahwa silaturahim itu seperti ajang cuci hati. Bertemu dengan teman-teman dan juga saudara kemudian kerja bersama agar hati perlahan tapi pasti mau memahami orang lain juga ikhlas.


👦"Ibu mobil dedek jatuh terus hilang."
👶 😢😢😢
👦"Nanti sama-sama kumpulin uang biar bisa beli lagi ya dek."
👶"Iya mamas."
Apa-apa yang ada di genggaman itu gak akan selamanya. Tunggu waktu untuk berganti dengan yang lain.
👩"Untung mobilannya yang jatuh bukan dedeknya."

Minim empati berawal dari kurangnya komunikasi kemudian berujung pada luka hati. Orang itu tidak bisa 100% sempurna. Makanya terus menerus mengasah komunikasi produktif berimbas pada  empati. 

#hari14
#gamelevel1
#tantangan17hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

5 comments

  1. Cakep,Mba. Mengambil hikmah yang berserak.. .

    ReplyDelete
  2. Sangat menginspirasi sekali, saya jadi bersemangat untuk belajar sabar nih. :)

    ReplyDelete
  3. Komunikasi Produktif imbasnya benar-benar positif ya mbak. :)

    ReplyDelete
  4. Semangat terus ya mbak untuk KomPronya. :)

    ReplyDelete
  5. Sangat menginspirasi sekali mbak, sukses terus ya mbak. :)

    ReplyDelete