Tidak Ada yang Tidak Mungkin, Rainbow Warrior Si Kapal Pembawa Misi




"Aku ingin ajak anak-anak jalan sebelum akhirnya mereka sibuk dengan rutinitas mereka masing-masing-masing."
Aku punya mimpi bisa jalan bareng anak-anak dan suami *kalau pas libur atau cuti. Gak perlu jauh, karena momen-momen dan kenangan lah yang ujungnya menjadi tujuan utama.

Berangkat dari tidak punya cukup waktu membuat kenangan-kenangan indah, aku mau anak-anakku punya momen setidaknya seminggu sekali bersama kedua orangtuanya. Mereka punya waktu berkualitas dengan ibu atau ayahnya sebagai momen merayakan hari Gian atau hari Geni.
Tentu saja kepikiran kalau nanti mereka sudah sekolah dan punya teman-teman, waktu untuk bisa berkumpul dengan formasi lengkap tentu bisa jadi sulit.



Ah begitulah hidup, kadang semesta begitu mendukung. Suamiku mengirimkan link berisi pendaftaran untuk ikut tur masuk ke kapal Rainbow Warrior.

Kami mendaftarkan diri secara online dengan pertanyaan: daftar satu, anak-anak gimana?


Ya urus nanti aja, ambil kesempatan aja.  Jangan sampai disia-siakan begitu saja. Rainbow Warrior berlabuh di Tanjung Priok. Formasi lengkap kita semua mengunjungi kapal yang bertugas menyelamatkan paus. Hahaha… Aku tahunya cuma itu doang. Padahal Rainbow Warrior punya Greenpeace ini tidak hanya menyelamatkan hewan, tahun ini doi kampanye “Energi Bersih untuk Udara Bersih”. Ini juga aku tahu pas sampai di lokasi.
“Nasib ya nak dapat emak kurang info.”


Begitu sampai ternyata anak-anak bisa masuk, barcode yang di-email di-scan, dan dikasih stempel di tangan. Terus yang kehabisan tiket online bisa daftar on the spot eh bonus masker pula. 



Setelah registrasi kita masuk ke pintu dan semua tas masuk  cek  x-ray terus air minum kemasan sekali pakai harus dititipkan agar ketika habis tidak dibuang ke laut. Hanya botol minuman yang boleh masuk. Gak sempat foto karena terlalu sibuk melihat sekeliling dan jawabin pertanyaan GianGaraGembul.

Antrian begitu panjang karena kita harus bergantian untuk masuk ke kapal. Namun panitia menyediakan  pameran foto dan juga kids’ zone agar bisa menunggu dengan nyaman.


Pada saat akhirnya kita bisa masuk ke kapal, sudah siang dan waktu terbatas jadi tidak bisa benar-benar dapat detil-detil dan eksplorasi semua tetapi bagiku semua pengalaman ini jauh lebih dari cukup. Geni walaupun awalnya sempat rewel karena panas dan terlalu lama menunggu akhirnya suka karena bisa melihat kapal besar. Sementara mamas GianGaraGembul asyik mengeksplorasi ruang kemudi.


Semoga tahun depan bisa ketemu lagi dan terus-menerus berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Piknik, semakin mengenali Indonesia, dan ikut membantu menjaga alam. Berawal dari mimpi, jalan terbuka, lantas fokus untuk mewujudkan.

Hari ini anak-anak belajar tentang kapal, sampah, dan tenaga matahari. Belajar bahwa mahal itu bukan apa-apa jika kita bisa ikut membantu menjaga bumi.

See you again Rainbow Warrior

No comments