Senin, 09 Oktober 2017

Nasi Ruwet ala Ayah Hari

Pastikan ada stok mie jika ingin membuat menu ini

Di dalam rumah tangga kami, tidak ada peraturan kalau suami dilarang masuk dapur. Istri menyiapakan semua, suami datang kalau sudah siap semua. Oh so yesterday. Model begitu mah zaman nenekku. Kalau keluarga sekarang, semua lebih fleksibel. Siapa saja boleh ke dapur lalu menyiapkan makanan. Bahkan akhir-akhir ini mamas sudah mulai terlibat untuk membantu. Memotong sayur. Sesi persiapan memasak memang yang paling lama jadi akan lebih cepat jika dieksekusi bersama. Tahap memasaknya bisa dilakukan sendiri sama suami.

Suamiku suka jika bisa membantu menyiapkan makanan jika libur atau aku harus keluar karena ada acara. Nasi goreng adalah masakan andalan. Nasi goreng yang dibuat suami lebih ke nasi goreng manis karena tambahan kecap. Anak-anak suka. Memang dasarnya anak-anak lebih suka makanan yang dimasak sendiri. Emaknya aja yang gak insaf-insaf. Beli di luaran mulu.

Lalu nasi ruwet, nasi goreng plus mie goreng. Nasi ruwet dengan porsi besar bisa dimakan 2 orang dewasa, 2 batita. Ada tambahan sayur dan daging sapi cincang jadi mantap. 



Gambarnya gak lengkap soalnya disambi ngawasin mamas pegang pisau


Bahan
2 centong nasi sisa semalam
2 bungkus mie goreng, masak lalu sisihkan
1 butir telur ayam
1 ikat sawi
2 wortel iris bentuk korek api
5 bawang merah
3 bawang putih
daging sapi cincang seadanya
garam secukupnya
merica secukupnya
kecap manis secukupnya
saus tiram secukupnya
minyak untuk menumis

Cara masak

1. Panaskan minyak, setelah panas masukkan bawang putih aduk sebentar baru masukkan bawang merah. Tunggu hingga wangi.

2. Ketika aroma harum tercium masukkan wortel dan daging cincang, aduk-aduk hingga layu. Perhatikan tingkat kematangan, jika suka sensasi wortel yang masih kriuk-kriuk maka masukkan daging tidak lama setelah wortel layu. Namun kalau suka yang matang ya bisa tunggu hingga dua menit sebelum memasukkan daging. 

3. Setelah tingkat kematangan cukup, sisihkan di pinggiran wajan dan goreng telur orak-arik.

4. Telur siap masukkan nasi. Kecap manis dan saus tiram, garam, dan merica secukupnya. Mengolah nasi inilah yang paling berat soalnya harus benar-benar diaduk biar tidak ada yang menggumpal dan kurang meresap bumbu. 

5. Jika nasi sudah sempurna masukkan mie goreng.

6. Terakhir sawi dan bumbu-bumbu pelengkap.

7. Tes rasa dan tambahkan bumbu yang kurang sesuai dengan hasil icip-icip.

8. Jika tidak ada yang kurang, matikan kompor dan sajikan.

Acara memasak bersama ini bisa menimbulkan ikatan khusus antara suami dengan istri dan orangtua dengan anak-anak. Bagaimana membangun rasa percaya bahwa anak-anak juga ikut berperan, menambah rasa percaya diri pada anak-anak. Kepuasan juga bertambah. Rasa bisa membantu dan bermanfaat. Biasanya anak-anak jadi lebih lahap makan setelah ikut terlibat dalam proses memasak makanan. 

Selamat mencoba ya.

2 komentar:

  1. Kalau di sini namanya Mawut.,
    Kalau lelaki di larang masuk dapur ga akan ada chef - chef yang ganteng dink ya Pik

    BalasHapus
  2. Oh ini namanya nasi ruwet, hihi aku pernah bikin kaya gini, memanfaatkan nasi sekaligus mie goreng dicampur biar muat banyak untuk sekeluarga :D

    BalasHapus

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design