Rabu, 16 Agustus 2017

Kapstok Gantungan Kunci untuk Si Pelupa

Nempel di deket colokan biar sekalian dicharger yak
"Mah lihat kunci ayah gak?"

Carinya muter-muter ternyata di deket jaket. Padahal harusnya setengah jam lalu udah berangkat. Baiklah.

"Mamas, kunci ibu tadi mana?"

Bolak-balik cari di kamar. Lho kok udah nyantol di motor. 

Pernah ngalami? Atau malah sering. Lupa bisa dialami siapa saja. Baik muda atau tua. Terkadang kita harus berhenti sejenak untuk mereka ulang dimana pemberhentian terakhir, mungkin itulah tempat tertinggalnya kunci.

Sudah terpikirkan untuk membeli gantungan kunci. Apa daya belum ada waktu buat jalan dan toko online belum ada yang ngena.

Begitu ada teman posting di IG, aku langsung japri Ita atau lengkapnya Nurulita Septiana.




kapstok gantungan kunci ini dibandrol Rp120.000 belum termasuk ongkir dari Jogja ke tempat tujuan. Custom ya teman, bisa dibuat sesuai kebutuhan kalian. Bisnis kapstok gantungan kunci ini murni sampingan. Hanya dikerjakan sabtu minggu ketika suami Ita libur. Nah begitu kita memasukkan order, harus sabar menunggu. Bahan yang digunakan kayu jati Belanda. Selain untuk mencantolkan kunci-kunci agar tidak tercecer dan susah dicari, bisa juga digunakan sebagai bagian dari dekorasi rumah. Meski kelihatannya sempit ternyata bisa diletakkan pot dari gelas untuk bunga atau tanaman, kamera, dua sampai tiga hp, dan radio juga. Pokoknya sesuai permintaan maunya gimana. 



Waktu pas ketemu di reuni memang aku sudah sempat bilang kalau mau pesan gantungan kunci. Baru japri Ita lagi setelah lihat postingan teman-teman dan juga efek lupa yang kian menjengkelkan. Sampai kepikiran modifikasi hp biar bisa dikasih kunci. Iya maksudnya biar bisa ditelepon kalau lagi menghilang. Hahaha, dan karena belum mungkin jadinya order kapstok gantungan kunci multifungsi ini.

Bentar-bentar, ini sering lupa jangan-jangan sudah pikun ya? Lho bukannya kemarin baru ulang tahun ke tigapuluh? Ish malah ditegasin. Biar bisa memaklumi kalau umur segitu boleh sering lupa. Gak lah. Lupa kan bisa macam-macam penyebabnya. Stres, kurang asupan otak, atau malah sudah terserang pikun. Ya semoga setelah ini tidak ada lagi gegeran pagi-pagi nyari kunci yak. Aamiin.

1 komentar:

  1. Kalo ada tempat kunci gitu jadi enak ya mbk,g bingung nyari kunci

    BalasHapus

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design