Selasa, 04 Juli 2017

Menulis dengan Gawai

Gawai atau ponsel atau handphone (hp) bagi aku adalah salah satu alat untuk menuangkan tulisan. Semenjak laptop harus nyolok, hp adalah penolong yang bisa dibawa ke mana saja dan tidak berat.

Baca juga: Tidak Hanya Niat, Butuh ASUS E202 untuk Makin Kreatif dan Produktif di Mana Saja

Hanya butuh kuota dan charger aja biar maksimal.
Banyak yang beralasan tidak dapat mood saat mau menulis kalau aku berusaha memperbaiki mood dengan menulis. Jadi sebenarnya menulis kapan saja di mana saja menggunakan alat apa saja. Jika kamu memang mau menulis. Mulai dari status FB, caption IG, atau update blog.
Catatan: sesuaikan dengan ponsel masing-masing ya teman.
Lalu bagaimana caranya?
1. Maksimalkan fitur memo di ponsel kalian.

Setiap ponsel dilengkapi fitur memo atau arsip. Fitur ini bisa kita gunakan sebagai catatan atau draf agar nantinya bisa dilanjutkan jadi cerpen ataupun artikel. Sama seperti menulis di microsoft word.
Saranku pilih ponsel yang nyaman dengan jangkauan jari karena bisa membuat kita senang menulis dan mengurangi typo. Senang dan menikmati adalah kunci. Jika tidak bikin hati riang kenapa dipaksakan?
Pada blog kita bisa simpan di draf tetapi jangan lupa simpan ya teman. Jangan sampai catatan kita hilang saat koneksi melemah dan belum sempat di simpan.
Dalam memo kita juga bisa simpan hanya kata kunci saja yang bisa menjelaskan secara keseluruhan apa yang akan kita tulis.
Pernah kok ponselku nyemplung gara-gara aku bawa nyuci. Demi kata kunci: menyugar. Hahaha tetapi dasar masih rezeki ya hidup lagi tu hp.

2. Kenali gawai mu
Menulis di gawai harus punya stok sabar yang banyak. Apalagi jika gawai yang kita pakai menggunakan touch screen bukan keypad yang menonjol. Typo demi typo pasti membuat kita senewen. Nah makanya kita harus benar-benar mengenali celah dari hp. Pilih keyboard yang sesuai. Kalau memang kamu memang suka yang bentuknya keriting dan banyak warna ya silakan di-install. Kalau suka yang sederhana ya aplikasikan saja. Yang mana yang paling bisa bikin kamu mengurangi typo. Tolong jangan siksa pembacamu dengan typo yang keterlaluan.

3. Khusus menulis untuk blog
  • Bersemangatlah dalam mengisi blog!
Hp bisa kamu bawa ke mana saja. Jadi tinggal log in ke blogspot atau wordpress dan klik entri baru. Artinya? Nulis lah! Apa lagi?


  • Bersabarlah, ketika jarimu pegal dan pengaturan yang kamu inginkan begitu sulit diaplikasikan.
Senin malam baru saja terjadi. Aku ingin tulisanku "justified". Dan ketika aku klik ikon rata kanan untuk mengatur, tidak muncul semua pilihan. Begitu terus hampir 3 menit. Aku letakkan sejenak. Aku ingat-ingat. Oh ya aku harus minimized dulu layar biar semua muncul. Dan benar. Barulah si "justified" bisa di klik.

  • Pastikan kuota cukup.
Marah-marah saat gambar tak jua selesai di-upload. Tidak ada gunanya teman. Hahaha, yang benar kamu cek kuota apakah masih atau harus nebeng wi-fi tetangga sebelah. Jangan sampai kehilangan ide karena marah-marah ya 😅

  • Mulailah mengetik saat baterai penuh.
Kenapa? Biar gak harus mengetik sambil jongkok di deket colokan. 😂

4. Khusus menulis status FB
  • Niatkan untuk berbagi
Biar gak terkesan curhat, kita bisa berbagi ilmu yang kita miliki. Misal yang hobi masak bisa bagi resep, yang otaknya gesrek bisa bagi tempat konsultasi, atau yang memiliki anak istimewa bisa kasih tahu gimana menghadapinya.
Kalau niat sudah sesuai mau pake hp kek mau mangku laptop lah pasti ada saja yang kita tuliskan.
Luruskan niat ya teman-teman. Bila hendak monetized ya juga harus belajar tentang perilaku dan peraturannya. Jangan sampai FBmu di-banned gara-gara tidak tahu aturan.
  • Miliki stok foto
Maksimalkan gawai dengan stok foto. Bukan banyak ya tetapi momen. Artinya kita mau cerita remahan rengginang, harus punya dong stok foto rengginang. Akhir-akhir ini aku sering menentukan ide lalu aku cari fotonya. Ya semua dengan hp. Ya iyalah baru punya hp ya dimaksimalkan.
  • Mulailah amati timeline

Kamu kehabisan ide? Bacalah timeline, gak usah lama-lama karena layar hp bikin pusing kalau kelamaan dipantengin. Tiga menit cukup. Nah dari sana banyak sekali tulisan yang memantik ide. Dari meme sindirian pada pelakor, penghinaan pada presiden, sampai isu agama yang tak ada habisnya. Sesuaikan dengan pengetahuan dan keinginan kamu. Setelah itu? Ya elah ya nulis lah. Eksekusi idenya.

Seperti halnya menulis di laptop, butuh membiasakan diri. Ketika sudah biasa, semua akan jauh lebih mudah dan mengasyikkan. Selamat menulis. Ingat waktu ya teman! Jangan sampai harus tidur di luar karena lebih sering belai hp ketimbang pasangan. 😂

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design