Jumat, 27 Mei 2016

Ibu Jangan Marah Dong! 7 Ide Agar Marahmu Berguna!

Mak, pendek sekali sumbumu. Cepat banget meledak.
Kemarin gak update blog karena badan rasanya lelah.

Baby Gara seharian cranky banget. Makan susah, main tetapi nangis terus, semuanya rasanya salah.


Emak bolak-balik beberes. Udah main ditinggal berantakan, disuruh beresin susah, Baby Geninya gak mau tidur siang.

Puncaknya sore Baby Gara ngakunya kebelet pipis, pas dibuka malah udah berak di celana. Ya Tuhan untung pisaunya jauh. Kalau deket bisa khilaf tuh si emak.

Yang namanya marah, emosi, dan ingin mengumpat selalu muncul kalau kepala udah sakit, leher tegang, dan dada nyeri.

Namun 7 hal ini bisa digunakan sebagai pelampiasan kalau lagi marah.

1. Mengepel lantai

Ibu rumah tangga yang tidak punya asisten rumah tangga biasanya mengepel dua hari sekali. Kalau ada anak yang sudah 6 tahunan bisa dimintai tolong mengerjakan tugas itu.

Nah kalau lagi marah mengepel bisa dijadikan pelampiasan. Daripada mukulin anak, mendingan mengepel lantai deh. Ayunan alat pel yang berirama bisa menurunkan detak jantung yang kencang saat marah. Akhirnya emosinya berkurang.

2. Mencuci baju

Khusus buat ibu rumah tangga yang belum menggunakan mesin cuci, mencuci baju bisa sambil diinjak- injak.

Proses menginjak-injak bisa dilakukan dengan sepenuh hati. Yang perlu diperhatikan sebelum mempraktekkan tips ini adalah cuci kaki biar gak keki kalau bajunya kena kotoran yang menempel di kaki. Selain itu pisahkan baju-baju yang dominan warna putih atau kuning cerah.

Dan mencuci bisa jauh lebih menyenangkan dan menenangkan. Marah pun menghilang.

3. Memasak

Memasak juga bisa mengaktifkan dopamin. Seperti halnya coklat. Efek bahagia bisa tercipta saat memasak.

Ya kalau tidak bisa jangan dipaksa. Lakukan saja yang lain yang bisa buat marahmu berguna.

Sarapan siap, marah menguap

4. Merapikan kasur

Kasur rapi terus dibersihkan dengan seblak, sapu lidi khusus untuk bersihkan kasur.

Nah pas bersihkan kasur itu kan bisa mukulin kasur. Yang kuat dan keras. Terus sampai energi marahnya habis.

Bagaimana? Mau coba?

5.  Beresin buku bacaan

Biasanya kalau beresin nyempetin baca sekilas. Sekilas aja bisa buat pikiran lebih fokus atau malah teralihkan dari marah yang sedang menyerang.

Buku memang ampuh mengalihkan dunia. Dunia nyata ke dunia khayal. Meski sejenak bisa mengalihkan rasa marah itu bagus. Buku beres, marah rebes #eh.

6. Memandikan anak

Apalagi lagi punya bayi 3 bulan yang kalau dimandiin ngoceh. Lucu dan menggemaskan. Baby Geni segar dan wangi, marahnya menghilang deh.

7. Bikin es jeruk

Baby Gara memang suka es jeruk, kalau lagi susah makan emak suka bikin es jeruk.

Baby Gara makan lahap jadi emak batal marah.

Ya es jeruk siapa yang mau? Lumayan daripada lumanyun. Hihihi...

Marah merupak ekspresi yang wajar seperti halnya bahagia atau sedih. Marah mengaktifkan adrenalin kita. Terkadang marah malah membuat kita jauh lebih produktif.

Namun selain konstruktif marah juga bisa bersifat destruktif jika tidak diatur.

Nah apa yang kau lakukan saat marah? Apakah berguna atau malah merugikan orang lain?

3 komentar:

  1. Klo aku marah sama anak, teriak-teriak trs istighfar...wkwkwk
    Klo bisa aku hindari mereka dulu sampai marah reda. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mendingan mba, aku kadang anakku tak cubiti kalau lagi marah. Makanya bikin artikel ini, biar inget.
      Iya menghindar sementara memang jitu. Biar gak khilaf.

      Hapus

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design