Rabu, 11 Mei 2016

5 Mainan Favorit Baby Gara

Baby Gara, anak pertama emak sensi saat ini sudah berusia tiga tahun. Banyak mainan yang dikumpulkan untuk melatih motorik, belajar menyebutkan nama benda, atau sekedar memenuhi tugas main hariannya.

Ya apalagi tugas anak tiga tahun selain main? Tentu saja masih ada tugas lain seperti menjaga adik saat ibu harus masak dan ayah sudah berangkat kerja dan membereskan mainan setelah selesai main. Namun tugas utamanya ya main. Main ya mak bukan belajar sambil main tetapi main sambil belajar.

Dari sekian banyak mainan yang Baby Gara punya, ada 5 yang jadi favoritnya.

1. Baby Gara adalah pengikut sekte pemuja galon

Entah galon isi atau kosong, Baby Gara akan naik atau duduk di atas galon itu. 
Emak harus waspada kalau ada galon yang kosong karena Baby Gara suka sekali naik atau duduk di atas galon. Apabila tidak diawasi takutnya galon meleset dan Baby Gara jatuh.

Baby Gara sangat memuja galon. Dia bisa langsung memegang galon sesaat setelah bangun tidur. Dia akan tersemyum bangga saat bisa duduk atau berdiri di atas galon tanpa bantuan.

Senyum sumringah dan harinya akan cerah.

2. Baby Gara adalah penggemar setia odong-odong

Kalau sudah naik, susah turun
Odong-odong merupakan hiburan anak yang populer. Betuknya macam-macam tetapi punya satu ciri khas, lagu anak-anak yang diputar mengiringi naik turunnya kendaraan yang  ditumpangi.

Lagu anak-anak yang membuat Baby Gara mengangguk-angguk sambil menyanyi mengikuti lagu yang sedang diputar.

Baby Gara bisa menghabiskan Rp. 10.000 untuk sekali naik saking lamanya. 

"Tunggu ya ibu, tunggu lagunya selesai," kilahnya saat diminta turun.

Odong-odong juga ampuh ketika Baby Gara sedang tidak nafsu makan. Naik aja odong-odong, dijamin bisa nambah.

3. Baby Gara suka mobil 

"Namanya juga anak laki-laki pasti suka mobil," celetuk ibu sebelah ketika ayah membujuk Baby Gara turun dari mobil yang disewa.

Suka ke mal kalau weekend? Anak kamu minta sewa mobil mainan? Setelah waktunya habis tidak mau turun? Jawaban iya serentak berkumandang pastinya.
Tos dulu dong sama aku soalnya kita bernasib tidak jauh beda. Hihihi...

Baby Gara sangat menikmati menyetir mobil kalau kita menghabiskan waktu di mal. Dia seolah pembalap profesional yang tidak butuh diawasi. Ayah akan sesekali menarik mobil yang hampir menabrak konter baju, orang berjalan, atau tembok pembatas. Apalah arti lelah, yang penting anak senang.

Mobil dan mobil yang selalu jadi pilihan
4. Baby Gara tidak bisa lepas dari kereta api

Aku dan ayahnya mengenalkan banyak mainan. Eh ternyata Baby Gara kecantol kereta api dan susah move on. 

Kalau sudah ketemu kereta, yang lain ngontrak ya mak.

5. Baby Gara dan air

Namanya SeGara yang artinya laut. Elemennya air. Kalau diminta mandi susah tetapi kalau sudah ketemu air disuruh udahan lebih ribet lagi.
Sehat terus ya Nak, biar emak selalu ijinkan kamu main air hujan
Tugas anak usia 0 hingga 6 tahun adalah bermain. Tidak boleh ada paksaan untuk melakukan hal lain. Jika kita memaksa berarti kita melanggar hak anak. Hak untuk bermain. Jadi tugas orangtua adalah memfasilitasi agar bermain anak berkualitas. Dari bermain anak bisa mendapatkan keterampilan yang bisa bermanfaat apabila rangsangan yang diberikan tepat. Melatih motorik kasar saat naik galon, menambah kosakata saat mendengar lagu yang diputar pada waktu naik odong-odong, meningkatkan kontrol motorik halus di saat menyetir mobil, identifikasi warna dan jumlah pada waktu main menyusun kereta mainan, atau mengenal bentuk ketika main air. Bermain bukan kegiatan sembarangan. Bermain adalah masa awal anak mengenal dunianya. Tentu lebih indah jika perkenalan dengan dunia dilakukan dengan hati senang.

Bahagia terus ya Baby Gara. Terus main, main terus. Semangat!

2 komentar:

  1. Gara ... lihatlah dunia...

    Bermainlah
    Belajarlah

    Berbahagialah.

    BalasHapus

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design