Selasa, 31 Mei 2016

[Maraton Review Novel Indah Hanaco] Love in Auckland, Berkah Kesabaran Manisnya Pasti Datang Tepat Waktu

Dear Mrs. Hanaco, sebenarnya ini review hadiah buat ulang tahun aku yang ke 29. Kenapa? Membaca bisa membuatku sejenak tidak memikirkan benda tajam, tali, atau kopi.

Dear Mrs. Hanaco, semoga Tuhan beri kau kesehatan agar selalu produktif dan menginspirasi.

Senin, 30 Mei 2016

GaraGeni's First 3D Movie, The Angry Birds Movie

Itu sebenarnya tidak sengaja. Malam minggu si Ayah ulang tahun, ada ponakan, dan butuh makan-makan. Kita ke Mal Kelapa Gading buat makan. Eh ada film yang bisa ditonton anak-anak, The Angry Birds Movie.

Minggu, 29 Mei 2016

Tahu Bulat, Games yang Katanya Mengalahkan Clash of Clans

Siang-siang anak-anak udah persiapan mau tidur. Buka ponsel ada pesan dari suami.

Suami ingat saja kalau istrinya suka main game.
Dan langsung instal
Tahu bulat, game asli Indonesia yang saat ini sedang hits. Bagaimana tidak populer? Game ini sudah di-instal 500.000 orang dan mendapatkan 5 bintang. Tahu bulat mengalahkan Clash of Clans di wilayah Indonesia.

Rating tinggi dan komentarnya pun banyan yang positif

Tahu bulat adalah game menjual tahu bulat. Ada lagu yang keluar dari speaker untuk mengundang pembeli. Berawal dari 1 koin untuk 1 tahu bulat lalu terus naik jika kita meng-upgrade perlengkapan seperti mobil, resep, promo.

Tahu bulat tidak ada pelanggan yang kabur seperti Dinner Dash saat terlalu lama menunggu pesanan. Yang ada hanya kecepatan untuk datang membeli tahu bulat.

Ketika harga tahu bulat sudah cukup mahal, 3.4 ribu koin/1 tahu bulat maka penghasilan 1 Milyar adalah mudah. Tidak perlu sering tap yang membuat jari pegal, kita bisa tinggalkan game tahu bulat sejenak dan saat kembali pundi-pundi sudah terisi.

Game ini game tap jari untuk menghasilkan uang
Lagu yang keluar dari speaker juga lucu, penasaran? Ayolah instal biar makin hits game asli Indonesia ini.
Sabtu, 28 Mei 2016

Chasing The Alexa Rank

1,557,883 >>2,844,915
I think it will be easy to decrease the number as long as I update everyday. In fact, it's not that easy.
Jumat, 27 Mei 2016

Ibu Jangan Marah Dong! 7 Ide Agar Marahmu Berguna!

Mak, pendek sekali sumbumu. Cepat banget meledak.
Kemarin gak update blog karena badan rasanya lelah.

Baby Gara seharian cranky banget. Makan susah, main tetapi nangis terus, semuanya rasanya salah.

Rabu, 25 Mei 2016

Kursinya Nakal Ya Dek? Berhenti Ucapkan 5 Kalimat Ini Jika Ingin Anak Bercitra Positif Terhadap Dirinya!

Bebas bergaya, arahkan anak bukan malah jadi bahan becandaan

Balita atau bawah lima tahun adalah masa membentuk persepsi diri. Masa dimana anak mulai melihat siapakah dirinya? Karakter macam apa dia?

Entah disadari atau hanya melanjutkan tradisi pengasuhan dari orangtua, kita sering mengucapkan 5 kalimat ini.

Senin, 23 Mei 2016

Sengaja Mengabaikan, 5 Kegiatan yang Sering Tak Fokus Dilakukan Setelah Anak Kedua Lahir

Setelah Baby Geni lahir, ada beberapa perubahan dan penyesuaian. Mulai dari berbagi tugas hingga hal-hal yang kadang sengaja diabaikan untuk beberapa waktu. Terus di sesi Curhat Si Emak kali ini, emak sensi mau curhat tentang 5 kegiatan yang sering sengaja diabaikan sejak Baby Geni lahir.

Minggu, 22 Mei 2016

THE POWER OF A DRAFT, 5 REASONS WHY A DRAFT IS IMPORTANT!



This blogpost is based on my case. It can be used in your condition or just a reading article for you.
Jumat, 20 Mei 2016

Oleh-oleh dari Papua

Udah lupa tanggalnya, kayaknya sih akhir tahun kemarin. Desember 2015.

Papua, dulu ayah Hari sempat kerja di sana. Sebelum menikah. 

Eh pas aku hamil anak kedua, dia punya kesempatan buat ke Papua lagi. Hahaha...

Dulu pas sebelum nikah gak dikasih oleh-oleh. Terus pas hamil ada kesempatan ke Papua ya minta oleh-oleh lah. 

1. Tas 

Tas selempang enak buat dibawa jalan. Belum ada yang ngembarin. Hihihi...

2. Keripik Keladi

Ya mirip keripik singkong sebenarnya tetapi agak keras. Itu ada rasa asin dan rasa pedas. Cocok untuk teman lembur.

3. Abon Gulung

Waktu cari referensi apa yang paling cocok jadi oleh-oleh ternyata abon gulung jadi juara satunya. 

Model dadakan, "Enak ibu. Ayo makan!"

Abon gulung enak dinikmati bareng teh hangat di sore hari saat musim hujan.
Tas, keripik keladi, dan abon gulung andalan Papua

4. Tifa

Alat musik pukul dari Papua ini sengaja ayah beli buat Baby Gara yang lagi suka pukul drum.

 Dimainkan saat Baby Gara ingin difoto
Kamis, 19 Mei 2016

Ibu, Berapa Harga Perhatianmu?

Baby Gara bermain di tepian warung. Bolak-balik menyebrang. Ketika menyebrang ketiga kalinya ada motor yang hampir menabraknya. Untung si bapak mengemudi perlahan. Jika tidak mungkin Baby Gara sudah masuk rumah sakit.

"Makanya anaknya diliatin bu."
"Ini lagi diliatin. Makanya bisa teriak."

Ya Tuhan aku pengen ngomel sampai puas kalau gak ingat Baby Gara yang nyaris ketabrak.

Aku tidak sedang ngerumpi. Baby Geni digendongan dan Baby Gara sudah lari melesat untuk menyebrang. Jantung sudah berdetak kencang. It's like an adrenalin rush. Kejadiannya seperti sekedipan mata saja.

Aku tidak sedang bergunjing. Mataku sedang mengawasi gerak Baby Gara. Aku tidak siap dan langsung berteriak pada saat Baby Gara ternyata menyebrang lagi mengekor temannya yang sudah menyebrang duluan.

Ibu, berapa sih harga perhatianmu? Apa perlu dibuat rate card agar tidak kemurahan dikasih harganya?

Sungguh aku tidak sedang meleng. Namun kejadian yang kilat itu hanya menghasilkan teriakan saja.

Ibu oh ibu. Ternyata ini bukan masalah perhatian. Ini masalah bagaimana bereaksi cepat saat anak akan ketabrak.

Ibu perhatikan anakmu biar tidak menyesal kemudian.
Rabu, 18 Mei 2016

Ibu, Aku Sayang Ibu. 3 Cara Baby Gara Meminta Berbaikan dengan Ibunya!

Beberapa hari lalu Baby Gara memeluk kakiku sambil bilang kalau dia sayang aku.

Ujian memang, dia bisa sangat manis tetapi sangat rewel beberapa menit kemudian. Ujian untuk bisa konsisten dengan mood sendiri dan tidak mempengaruhi anak.

Dan mood swing bisa saja ditularkan. Kok bisa gitu? Lama-lama Baby Gara mengerti pola ibunya. Ibunya sangat mudah berubah perasaannya. Di menit ini senang dan menit berikutnya udah ngomel.

Aku memang ibu egois yang lebih sering meminta Baby Gara mengerti aku. Aku akui itu. Kadang aku sadar, dia baru tiga tahun. Kadang aku tidak peduli, aku hanya mau dimengerti.

Baby Gara sudah punya cara untuk bisa meluluhkan hati ibunya.

1. Baby Gara akan menyodorkan jempolnya dan minta berbaikan

Biasanya anak lain menyodorkan jari kelingkingnya untuk meminta berbaikan. Baby Gara berbeda, dia menyodorkan jempol tangannya.

"Baikan ya ibu?"
Suatu waktu aku memintanya membereskan mainan tetapi dia masih sibuk nonton kartun. Waktu sadar mainannya sudah tertata rapi dan ibunya cemberut. Dia lalu menyodorkan jempolnya dan minta berbaikan.

2. Baby Gara meminta ibunya tersenyum dan menunjukkan gigi

"Ibu gini, hiii," pinta Baby Gara saat minta berbaikan.
Baby Gara sudah tahu kalau senyum itu tandanya ibunya senang
Aku tahu Baby Gara sudah belajar tentang ekspresi saat dia memintaku meringis. Senyum dengan menunjukkan semua gigi yang bisa ditunjukkan. Dia mengidentifikasi jika tersenyum adalah tanda semua baik-baik saja. Ibunya tidak marah kalau tersenyum. 

Duh anakku, aku kau memang guru kecilku. Maafkan ibumu yang masih belajar ini.

3. Baby Gara akan menyentuh kaki atau memeluk kaki sambil bilang, "Aku sayang ibu."

Ini yang paling bikin meleleh. Hahaha... Sebenarnya Baby Gara bukanlah anak yang susah diatur. Akunya aja sebagai ibunya yang kadang tidak sabar. Pengennya cepet. 

Maafkan ibu ya Nak. Ibu gak akan janji-janji untuk berubah. Namun ibu selalu belajar biar jadi ibu yang lebih baik. Amin.
Selasa, 17 Mei 2016

Baby Gara Memotret dengan Ponsel

Di usianya yang ke 3, Baby Gara mulai menunjukkan kesukaannya memotret.

Berusaha menangkap momen saat bude Laela menikah
Baby Gara memang akrab dengan ponsel. Dari yang cuma pura-pura menelpon hingga sekarang mulai suka memotret.
Senin, 16 Mei 2016

Ibu, Lelahkah Kau?

Sungguh, seorang anak tidak bisa memilih untuk lahir dari seorang ibu yang gila.

Sungguh, seorang anak tidak bisa meminta dilahirkan jika akhirnya berakhir di tempat sampah.

Sungguh, apabila anak bisa memilih tentu saja dia akan memilih ibu yang telah dewasa. Ibu yang tidak memukul, mencubit, atau yang akan melemparnya dari lantai 19 apartemen atau malah menjepitkannya ke eskalator di mal favoritnya.
Ibu, lelahkah kau menyusuiku hingga akhirnya kau memberiku makan pisang?

Ibu, lelahkah kau memandikanku hingga akhirnya kau bayar pembantu untuk memandikanku?

Ibu, lelahkah kau membereskan mainanku hingga akhirnya kau berhenti membelikanku mainan yang baru?

Ibu, lelahkah kau menemaniku bermain hingga aku harus sekolah begitu dini?


Minggu, 15 Mei 2016

5 Hal yang Membuat Emak Sensi Merasa Kaya

"Mak, kemana-mana kok pake kendaraan umum sih. Beli mobil dong?"
"Katanya orang kaya, mobil aja gak punya."
"Kalau memang kaya harusnya mobilnya dua dong."

Sabtu, 14 Mei 2016

Ini yang ke 100

Yeiyyy, hasil dari 1 bulan 14 hari konsisten isi blog. Ini adalah postingan ke 100.

Yang pasti, harus tetap konsisten untuk menulis dan menulis terus
Jumat, 13 Mei 2016

Tentang Satu Perjalanan

Kereta jadi pilihan agar saat bosan anak bisa jalan-jalan
Baby Geni baru berumur 2 bulan 3 hari saat perjalanan kereta pertamanya. Sungguh luar biasa karena dia bisa menikmati perjalanannya. Tidak rewel dan selalu bangun pada waktu emak memotret.

Ya ampun mak, apa gak kasihan masih kecil sudah diajak perjalanan jauh? Ahhh, kalau orangtua masih belum siap ya tidak perlu dilakukan. Perjalanan kan tentang menjalani momen. Kalau dibayangkan momen itu tidak indah dan merepotkan ya tidak usah dilakukan. Bagaimana? Jangan jadi orang yang apa-apa dibuat ribet sih.

Perjalanan adalah momen.
Momen dimana apa saja bisa terjadi.

Senyum adalah hasil dari proses perjalanan 
Baby Gara dan Baby Geni sudah mulai pergi saat masih di kandungan. Hamil besar aku masih saja suka melakukan perjalanan. Mulai dari jarak dekat sampai jauh.

Proses itu membuat mereka perlahan mulai tahu kadang kereta itu sangat dingin karena AC bocor, lapar karena bekal habis, atau lelah karena tidur dengan posisi tidak enak.

Perjalanan selalu tentang belajar. Bahwa pasti ada waktu untuk memaknai bahwa AC bocor bukan apa-apa dibanding terjebak 36 jam di bis. Ada saat dimana bekal habis bukan masalah besar dibanding mendorong mobil yang cakramnya rusak. Dan tidur dengan posisi menekuk jauh lebih masuk akal dibanding berusaha tidur untuk menahan pipis.

Menikmati momen walaupun sambil ngedumel. Menikmati momen meskipun rasanya sudah tak kuasa menahan gatal karena dua hari tidak mandi. Nikmati karena pasti menanti kapan lagi momen itu bisa terjadi jika tidak hari ini.

Perjalanan adalah belajar
Belajar bersyukur untuk apa yang dimiliki. Kok terjebak macet, untung mobil sendiri jadi gak mikir biaya sewa membengkak. Laper banget nih, untung baru gajian jadi begitu menemukan warung bisa langsung beli.

Nikmati momenmu, nikmati pembelajaranmu.
Kamis, 12 Mei 2016

Anda Baru Pindah ke Jakarta? Ini 3 Cara Hemat Cepat Hapal Jalan!

Pindah ke Jakarta? Oh tidak! Kota dengan tingkat kemacetan super parah ditambah angka kriminalitas yang mencemaskan pastilah bukan perkara mudah untuk memutuskan pindah ke ibukota negara Indonesia tercinta kita. Namun saat tuntutan keadaan sudah memaksa ya suka tidak suka harus ikutan pindah juga.

Rabu, 11 Mei 2016

5 Mainan Favorit Baby Gara

Baby Gara, anak pertama emak sensi saat ini sudah berusia tiga tahun. Banyak mainan yang dikumpulkan untuk melatih motorik, belajar menyebutkan nama benda, atau sekedar memenuhi tugas main hariannya.

Ya apalagi tugas anak tiga tahun selain main? Tentu saja masih ada tugas lain seperti menjaga adik saat ibu harus masak dan ayah sudah berangkat kerja dan membereskan mainan setelah selesai main. Namun tugas utamanya ya main. Main ya mak bukan belajar sambil main tetapi main sambil belajar.

Dari sekian banyak mainan yang Baby Gara punya, ada 5 yang jadi favoritnya.

1. Baby Gara adalah pengikut sekte pemuja galon

Entah galon isi atau kosong, Baby Gara akan naik atau duduk di atas galon itu. 
Emak harus waspada kalau ada galon yang kosong karena Baby Gara suka sekali naik atau duduk di atas galon. Apabila tidak diawasi takutnya galon meleset dan Baby Gara jatuh.

Baby Gara sangat memuja galon. Dia bisa langsung memegang galon sesaat setelah bangun tidur. Dia akan tersemyum bangga saat bisa duduk atau berdiri di atas galon tanpa bantuan.

Senyum sumringah dan harinya akan cerah.

2. Baby Gara adalah penggemar setia odong-odong

Kalau sudah naik, susah turun
Odong-odong merupakan hiburan anak yang populer. Betuknya macam-macam tetapi punya satu ciri khas, lagu anak-anak yang diputar mengiringi naik turunnya kendaraan yang  ditumpangi.

Lagu anak-anak yang membuat Baby Gara mengangguk-angguk sambil menyanyi mengikuti lagu yang sedang diputar.

Baby Gara bisa menghabiskan Rp. 10.000 untuk sekali naik saking lamanya. 

"Tunggu ya ibu, tunggu lagunya selesai," kilahnya saat diminta turun.

Odong-odong juga ampuh ketika Baby Gara sedang tidak nafsu makan. Naik aja odong-odong, dijamin bisa nambah.

3. Baby Gara suka mobil 

"Namanya juga anak laki-laki pasti suka mobil," celetuk ibu sebelah ketika ayah membujuk Baby Gara turun dari mobil yang disewa.

Suka ke mal kalau weekend? Anak kamu minta sewa mobil mainan? Setelah waktunya habis tidak mau turun? Jawaban iya serentak berkumandang pastinya.
Tos dulu dong sama aku soalnya kita bernasib tidak jauh beda. Hihihi...

Baby Gara sangat menikmati menyetir mobil kalau kita menghabiskan waktu di mal. Dia seolah pembalap profesional yang tidak butuh diawasi. Ayah akan sesekali menarik mobil yang hampir menabrak konter baju, orang berjalan, atau tembok pembatas. Apalah arti lelah, yang penting anak senang.

Mobil dan mobil yang selalu jadi pilihan
4. Baby Gara tidak bisa lepas dari kereta api

Aku dan ayahnya mengenalkan banyak mainan. Eh ternyata Baby Gara kecantol kereta api dan susah move on. 

Kalau sudah ketemu kereta, yang lain ngontrak ya mak.

5. Baby Gara dan air

Namanya SeGara yang artinya laut. Elemennya air. Kalau diminta mandi susah tetapi kalau sudah ketemu air disuruh udahan lebih ribet lagi.
Sehat terus ya Nak, biar emak selalu ijinkan kamu main air hujan
Tugas anak usia 0 hingga 6 tahun adalah bermain. Tidak boleh ada paksaan untuk melakukan hal lain. Jika kita memaksa berarti kita melanggar hak anak. Hak untuk bermain. Jadi tugas orangtua adalah memfasilitasi agar bermain anak berkualitas. Dari bermain anak bisa mendapatkan keterampilan yang bisa bermanfaat apabila rangsangan yang diberikan tepat. Melatih motorik kasar saat naik galon, menambah kosakata saat mendengar lagu yang diputar pada waktu naik odong-odong, meningkatkan kontrol motorik halus di saat menyetir mobil, identifikasi warna dan jumlah pada waktu main menyusun kereta mainan, atau mengenal bentuk ketika main air. Bermain bukan kegiatan sembarangan. Bermain adalah masa awal anak mengenal dunianya. Tentu lebih indah jika perkenalan dengan dunia dilakukan dengan hati senang.

Bahagia terus ya Baby Gara. Terus main, main terus. Semangat!
Selasa, 10 Mei 2016

Baby Gara dan Badut Kelinci

Lihat ekspresi Baby Gara, dia berusaha melawan rasa takutnya dan menahan tangis
Minggu, 08 Mei 2016

Dimohon Tidak Menjadikan Anak Alasan. Bercerailah Jika Anda Mengalami 3 Hal Ini!

Anak-anak sering menjadi alasan utama saat pernikahan menuju ke arah yang tidak sehat. Anak-anak dianggap sebagai tameng orangtua untuk mewujudkan keinginan egois orang tua.

1. Perselingkuhan

Ketika tahu suami atau istri selingkuh maka karena alasan ada anak maka suami atau istri tidak bercerai. Menjalankan pernikahan palsu yang ada akhirnya menyakiti semua.

Anak-anak pada dasarnya sangat mudah menyesuaikan diri asal orangtua bisa berkomunikasi sesuai usia anak-anak mereka. Sungguh sangat egois ketika demi anak orangtua yang sudah tidak saling mencintai hidup satu atap bersama anak. Kenapa egois? Karena anak akan menyaksikan kebencian yang begitu nyata tetapi mereka tidak bisa protes.

Jika memang suami atau istri mendapati pasangan selingkuh maka bercerailah. Jangan karena anak tetap tinggal di rumah. Kalian hanya akan menyakiti anak pada akhirnya. Bicarakan dengan anak apa yang terjadi sesuai usia dan bahasa mereka. Meskipun awalnya mereka tidak mengerti tetapi waktu akan menyembuhkan mereka.

2. Kekerasan dalam rumah tangga

Saya mengalami sendiri menjadi anak yang melihat orantuanya bertengkar. Melihat papah saya memukul mamah saya dan luka batin itu selalu membuat saya jadi paranoid. Apakah hal itu akan terjadi pada saya?

Mamah saya memutuskan untuk bertahan. Dia tidak menuntut untuk bercerai meskipun beberapa kali kabur dari rumah.

Keputusan mamah itu yang akhirnya membuat semacam lubang di hati saya. Lubang yang membuat saya menjadi penimbun. Saya tumbuh menjadi pribadi yang labil dan moody.

Maka dari itu saya menghimbau suami atau istri di luar sana yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, berpisahlah. Jangan karena anak lalu kalian memaksakan diri menerima kekerasan fisik maupun verbal dari pasangan kalian. Anak kalian akan terluka batinnya dan luka itu akan sulit sembuh serta dibawa sampai kapanpun. Perpisahan memang menyakitkan tetapi setelah berpisah anak kalian tidak akan menyaksikan kalian baku hantam secara langsung. Selain itu segera cari batuan psikolog agar semua tidak bertambah parah.

3. Kebiasaan buruk yang tidak bisa diubah

Merokok, berjudi, atau kecanduan alkohol dan narkoba. Bila suami atau istri sudah berusaha berkompromi tetapi tidak bisa mengubah kebiasaan buruk itu maka alasan bertahan demi anak adalah konyol. Anak itu peniru ulung. Membiarkan anak hidup dengan orangtua yang memiliki kebiasaan buruk artinya membuat anak menjadi seperti itu juga.

Jadi dimohon untuk tidak menjadikan anak alasan. Anak adalah anugerah maka jadikanlah dia pribadi yang baik dengan menjadi orangtua yang dewasa dan bertanggung jawab.
Jumat, 06 Mei 2016

11 Hal yang perlu Diperhitungkan Sebelum Menikah

Hari ini sangat panas. Meski hujan sudah turun, gerah tetap saja membuat badan gatal. Antara gatal dan haus yang mendera, akhirnya buka laptop. Sungguh menulis sudah mulai bisa diluangkan walaupun dalam keadaan sempit. Terima kasih untuk diri sendiri.

Di draft ada beberapa pilihan tetapi sepertinya judul ini yang paling mungkin diselesaikan malam ini.

Menikah. Kata yang bikin senewen kalau kita sudah memutuskan untuk melakukannya.

Menikah. Kata yang buat kita sebel. Sebel kalau ternyata umur kita sudah lebih dari cukup.

Menikah. Kata yang  sering ditanyakan saat kita sudah punya pacar.
Kamis, 05 Mei 2016

Emak, Ucapanmu adalah DOAMU.

Saya sering merasa menyesal saat mengucapkan sesuatu.

"Awas Nak, nanti jatuh!"

Beberapa menit kemudian gabrukkk, si Gara jatuh. Ya Allah manjur banget sih ini mulut

Sungguh harus hati-hati. Tidak bisa sembarangan.

Emak, ucapanmu adalah doamu.

1. Latihan kontrol emosi.

Saat kepala penat dan panas, beri waktu sejenak. Sejenak untuk menurunkan tensi emosi.

Aku punya sudut 'timeout'. Sudut saat saya mulai lelah.

2. Jangan sampai menyesal kemudian

Ucapan yang sudah keluar tidak bisa ditarik kembali. Kita harus hati-hati agar tidak menyesal kemudian.

3. Cukup Malin Kundang yang dapat kutukan

Ucapan bisa jadi doa baik atau malah jadi kutukan. Maka pilihlah yang bijak.





Rabu, 04 Mei 2016

Secercah Harapan di Pasar Tiban

Apapun asal bisa menebus bosanmu hari ini
"Goro ajak ke sini, ada pasar tiban."

Selasa, 03 Mei 2016

Gara and the Haircut

Rambutmu cepat sekali tumbuh

You're always be my hero. Loveable and eaay going boy.

Pertama potong rambut sendiri

Boltum alias botak mau tumbuh. Selalu jadi model rambutmu dari 4 bulan

Senin, 02 Mei 2016

Mulailah dengan Bahagia

Awal tahun, sedih karena banyak target yang tak tercapai. Tentu saja. Namun apakah setelah itu kita hanya terpaku tanpa ada satupun target untuk dicapai tahun ini.

Ayolah, coba kita alihkan sudut pandang kita. Apakah tidak ada satupun target yang tidak tercapai? Ada Mak, tahun ini aku sukses melatih anakku buang air kecil di toilet. Toilet mall lagi.

Senyumpun mengembang.

Sudah bulan Mei, belum ada pencapaian yang bisa membuat diri kita bangga. Ayolah coba lihat galeri foto di ponsel. Wah ternyata ada foto Baby Gara duduk sendiri saat dicukur.


Lega ternyata tidak ada drama saat cukur walaupun sekedar di asgar alias tukang cukur asli garut.

Saat hendak memulai tahun 2016 banyak rasa yang berkecamuk. Ingin sekali memulai semua dengan bahagia. Apapun pencapaiannya harus disyukuri dan tak perlu dipertanyakan lagi.

Memulai dengan bahagia artinya melihat segala yang dimiliki tanpa resah akan apa-apa yang belum dimiliki.

Anak sudah dua, belajar dan terus belajar. Mendidik anak dengan bahagia agar anak juga bahagia.
Minggu, 01 Mei 2016

Tetangga oh Tetangga, dramamu Tiada Akhir

Aku sakit, aku sakit hati
Kau terbangkan ku ke awan
Lalu jatuhkan ke dasar jurang
(Yovie & The Nuno - Sakit Hati)

"Neng itu kurang apa coba sama dia. Dia minta apa aja dikasih. Kok ya masih aja dicela-cela."

"Neng, dia bilang harusnya tetangga dulu yang dibagi. Bukan malah yang jauh-jauh."

Tetangga oh tetangga kenapa dramamu tiada akhir?

Aku dapat cerita dari asisten rumah tanggaku. Dia bilang, si dia protes kenapa nasi selamatan aqiqah Geni dibagikan tetangga jauh. Padahal itu nasi udah semua dibagikan.

Menghela napas saja cukuplah.
Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design