Sabtu, 23 April 2016

Bahagia Itu Bernama Ulang Tahun

"Tiup lilin ya ibu, ulang tahun kan? Gara ulang tahun kan?" celoteh itu selalu terdengar di sela-sela persiapan ulang tahun Gara.

"Ibu aku mau ulang tahun?" tanya Gara hampir kesepuluh kalinya



Gara sangat suka tiup lilin. Dia akan terus tersenyum setiap usai menghadiri acara ulang tahun temannya.

Aku pikir akan sangat repot untuk bisa mengadakan ulang tahun ketika adik Gara diprediksi lahir di bulan Maret.

Namun aku akhirnya memutuskan membuatkannya pesta ulang tahun saat adik Gara lahir di bulan Februari dan acara aqiqah serta printilan-printilan acara adik Gara bisa diadakan bulan Maret. Artinya bulan April aku bisa fokus persiapkan ulang tahun Gara.

Gara sangat suka apapun yang berbau ulang tahun terutama saat tiup lilin. Dia selalu ingin ikut meniup saat temannya merayakan ulang tahun. Itulah yang membuatku akhirnya ingin membuatkannya momen tiup lilin khusus untuk dia. Bukan numpang niup aja.

Gara sangat semangat dan ingin membantu apa saja. Saat aku membersihkan ruang tamu, dia juga ikut menyapu.

Saat momen itu akhirnya tiba, dia sangat sumringah. Binar matanya sungguh ajaib. Tak ada yang lebih membahagiakan selain melihat anakku bahagia.

"Gara senang hari ini?"
"Iya ibu, Gara senang."

Rasanya cukup. Bahagiamu adalah anugerah bagiku. Meskipun harus maju, jadwal yang seharusnya 27 April jadi 22 April tak jadi masalah.

Tiup lilin sudah tidak membuatmu penasaran.

Ternyata bahagia itu bernama ulang tahun. 

tiup lilin dan potong kue adalan yang paling disuka

teman-teman menyanyi untuk Gara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design