Minggu, 12 April 2015

Gagal Posting Lagi

Bagi blogger pemula seperti aku, gagal posting sering dihadapi. Mulai dari bingung hendak menulis apa, kurangnya komitmen hingga rasa malas yang berwujud writer's block.

Perlahan tetapi pasti, aku terus berusaha dan belajar. Aku menemukan tujuh cara agar tidak gagal posting lagi.

1. Blogger tamu
Terjun di dunia blogging, masuk komunitas, dan mengenal beberapa blogger senior yang tulisannya cetar membahana. Apabila kita mengenal beliau dengan baik, bisalah diminta untuk menjadi blogger tamu di blog kita. Usahakan blogger yang kita undang punya tema yang sama sehingga secara tidak langsung kita bisa belajar bagaimana cara menulis tema tersebut menjadi lebih menarik.

Bagaimana cara meminta beliau menjadi blogger tamu di blog kita?
  • Kirim email, inbox FB, atau janjian ketemuan
  • Jika sudah menjawab ya, diskusikan artikel apa yang ingin ditulis
  • Setelah itu sepakati kompensasi yang menguntungkan  kedua belah pihak

Nah bila semua sudah disepakati maka akan ada postingan di blog kita sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Tidak ada gagal posting lagi. Tinggal kita bagi deh di media sosial agar menarik pengunjung ke blog kita.

diambil dari sini
2. Terjemahkan artikel dari blog luar negeri
Saat tidak punya bahan tulisan maka kita bisa mencari artikel berbahasa Inggris atau bahasa asing lain yang kita kuasai lalu terjemahkan. Seperti artikel di hipwee.com ini.  Artikel berjudul 10 cara agar tetap fokus dan produktif saat bekerja di rumah diadaptasi oleh Nabila Inaya dari halaman Lifehack.org. Bukan copy paste ya teman.

Ini ada dua keuntungan, satu kita jadi punya postingan lalu kedua kita bisa mengasah kemampuan bahasa Inggris kita. Buat yang punya hobi copas, bisa beralih dengan cara ini ya. Jangan lupa nge-link ke halaman aslinya lho.
diambil dari www.hipwee.com
3. Membaca dan membaca lagi
Pasti sudah banyak yang membahas pentingnya membaca. Buat yang masih malas, coba baca lima menit saja sumber-sumber yang kita temui saat googling. Buat catatan-catatan kecil saat kita menemukan ide atau kata kunci ketika sedang membaca. Blogwalking juga bisa jadi alternatif saat malas membuka buku cetak ya teman *berasa masih jadi mahasiswa.

Lihat hasilnya saat kita dalam seminggu membaca beberapa buku atau sumber-sumber lain. Pasti banyak ide yang melompat-lompat tidak sabar untuk dieksekusi.

4. Lihat kembali catatan-catatan di notes ponsel
Sebagai ibu yang multitasking, kadang kalau lagi masak eh ada ide langsung catat di ponsel. Lagi nyuci, idenya nyelonong langsung diketik di notes hp.

Terus udah buka laptop, colokin modem, dan nyanding cemilan eh kok lupa mau menulis apa. Begitu melihat ponsel langsung deh mata bersinar kembali. Banyak ide-ide yang ternyata sudah duduk pasrah siap dieksekusi. Namun apabila tidak ada ponsel, bisa buku kecil dan pulpen atau tisu dan pena. Apapun yang ada di sekitar kita bisa digunakan untuk mendokumentasikan agar ide-ide mahal itu tidak terbuang percuma.
5. Melihat film favorit
Buat yang tidak suka menonton film horor jangan dipaksa menonton demi postingan unik. Bisa-bisa postingan tak dapat, parno yang menyerang.

Kalau stok film favorit sudah lima kali ditonton ya bisa lihat rekomendasi film baru yang lagi tayang di bioskop. Film bisa menstimulasi otak kita akan kenangan-kenangan. Lalu pada akhirnya membangkitkan selera menulis. Jika memang mentok, kita bisa menulis review film yang kita tonton itu. Dapat postingan lagi kan.

6. Ingatkan akan komitmen
Keterikatan kita pada blog kita memang tidak selalu kuat. Namun jika kita sudah memiliki komitmen sejak memutuskan untuk masuk di dunia blogging maka yang perlu dilakukan adalah mengingat kembali.

Tentang bagaimana komitmen bisa membuat kita terus menulis dan tidak gagal posting, bisa dibaca di sini.
 
7. Keluar dan ambilah beberapa foto
Menulis itu pekerjaan yang membosankan. Maka dari itulah kita perlu menyegarkan diri untuk bisa kembali menulis.

Saat udara sore berhembus, jangan sia-siakan dengan melototi draft tulisan yang akan kita posting. Sebaiknya kita keluar, hirup udara segar dan mengambil beberapa foto pemandangan yang tersaji sore itu.

Foto makanan untuk yang food blogger
Foto pemandangan buat travel blogger

Foto anak lagi main odong-odong buat mom blogger

Semoga setelah ini, aku dan nantinya para pembaca bisa konsisten mengisi blog sesuai jadwal yang ditetapkan. Tidak ada lagi gagal posting yang menghampiri kita. Semangat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design