Kamis, 19 Februari 2015

Tertipu Pikiran

Banyak sekali alasan kenapa kita menunda.Dari banyak alasan, tertipu oleh pikiran sendiri adalah yang sering

aku alami. Aku sering akhirnya kalah oleh pikiranku sendiri dan tidak ada tulisan yang diposting di blog.

Di bawah ini, pikiran-pikiran yang sering menipuku:

1. Ah, sebentar juga selesai

Ketika ada deadline yang menjelang, tiba-tiba terlintas pikiran: "Ah, sebentar juga selesai." Padahal masih

harus menata layout, membaca beberapa sumber, dan memasang banner yang belum aku kuasai caranya.

Tentu saja itu tidak akan memakan waktu yang singkat. Namun entah kenapa pikiran itu berhasil menipuku

berulang-ulang kali.

http://2.bp.blogspot.com/-s96Q8eCBEAk/Uc2umqiSOGI/AAAAAAAAAGc/atqb7A99qb0/s180/sebentar-gue-pikirin-dulu.jpg


2. Besok juga bisa

Besok, adalah kata paling mujarab untuk menunda pekerjaan. Besok masih bisa, besok kan libur jadi

waktunya banyak, atau besok ada pembantu yang bisa jagain anak.

Esok hari mati listrik karena pemadaman bergilir, anak rewel, cucian menumpuk. Dan lagi, gagal posting

terjadi.

http://fashionurge.com/wp-content/uploads/2014/10/Life.jpg


3. Aku kan si ahli "bekerja dalam tekanan"

Aku kerap merasa lebih maksimal jika mepet deadline. Ada banyak ide yang datang menghampiri. Saat ide-

ide itu datang, rasanya tangan begitu lincah mengetik di atas keyboard. Selain itu tekanan yang dirasakan

justru membuatku lebih pede jika menulis pada saat diburu deadline.

Namun akhir-akhir ini, ahli "bekerja dalam tekanan" sering terjebak. Ketika waktu kurang dari dua hari, aku

berusaha mengerjakan. Di depan laptop, memandang tulisan yang harus aku selesaikan. Si ahli "bekerja

dalam tekanan" tiba-tiba kehilangan kekuatan supernya. Merasa tidak mampu, merasa kurang bahan bacaan,

dan merasa tulisannya belum sempurna untuk dibaca orang lain. Lagi-lagi tertipu oleh pkiran sendiri.

http://www.luvpk.com/wp-content/uploads/2014/10/Best-Life-Quotes-HD-Desktop-Wallpaper.jpg
Note: tulisan ini dituliskan sebagai katarsis. Penulis sedang dalam masa penyembuhan dari penyakit 'menunda akut'.

4 komentar:

  1. Nah benar Mba...kita jangan mengandalkan insting ya :D
    Jika sempat dikerjakan sekarang mendingan kerjakan sekarang juga :)

    BalasHapus
  2. Ups, bener, meskipun insting kadang bener, bisa juga satu saat keliru
    Blognya keren mba

    BalasHapus

Design By Wulan Kenanga | Blogger Theme By Black Coffee Design